Ditawar Rp 825 Juta Ditolak, Ternyata Diperkirakan Laku Rp 1,5 Miliar Hasil Panen Porang Petani Madiun Ini

Purnomo menyampaikan saat ini warganya memang banyak yang beralih menjadi petani porang. Bahkan kini ada sekitar 500 petani yang fokus untuk penanaman porang. Ketertarikan warga ini karena melihat hasil panen porang yang begitu menggiurkan.

Dia menceritakan ada salah satu petani yang baru menanam porang dengan modal Rp 12 juta untuk membeli bibit porang. Setelah panen, hasilnya ditawar dengan harga Rp 55 juta. “Itu pun belum diberikan, karena memang ingin mengembangkannya,” ujar dia.

Seorang petani di Desa Durenan, Mujiono, 56, mengaku bisa meraup Rp 36 juta dari lahan setengah hektare yang ia tanam 4.900 pohon porang. “Yang terakhir kemarin dapat Rp 36 juta. Tahun-tahun sebelumnya juga segitu,” kata Mujiono.

Uang sebanyak itu telah gunakan untuk membangun rumah, membeli sepeda motor, hingga membeli lahan baru untuk menanam porang.

“Untuk kebutuhan harian, saya mengandalkan hasil panen tanaman lain, seperti jeruk, durian, petai, dan lainnya. Karena tahu bahwa porang panennya sekali dalam setahun,” jelasnya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *