Sedangkan untuk pembangunan Lods baru akan dilaksanakan pada tahun 2022 dan akan difungsikan sebagai Pasar Kering (Non Sembako), kata Bupati Sergai seperti yang dipaparkan oleh Kabid Pasar pada awak media.
Disperindag juga akan memfasilitasi para pedagang melalui Pemkab Sergai dengan mempergunakan tenda yang pernah dipergunakan pada Kampung Ramadhan. Tenda ini akan didirikan di lokasi tempat terjadi kebakaran tersebut, akan tetapi tenda tersebut didirikan setelah selesai pendataan para pedagang, dan lokasi tersebut sudah steril yang dilaksanakan oleh Ikatan Pedagang Pajak Lama Perbaungan (IPPLP) yang diketuai oleh Budi Dasila Nasution beserta pengurus lainnya. Jika persyaratan tersebut sudah selesai dan lokasinya sudah steril barulah tenda tersebut dipasang.
Kabid Pasar juga menyebutkan bahwa pada peristiwa kebakaran tersebut jumlah Kios yang terbakar sekitarĀ 220 unit, Musholla 1 unit, Lods tertutup 10 unit, Lods yang terbuka 100 unit dan Toilet 2 unit.
(Dipa)
