Pada tahun 2021 telah banyak diluncurkan ke Serdang Bedagai beberapa program diantaranya Alat Mesin Pertanian, bantuan Benih Bibit Padi.
Di Sumut jumlah penduduk 14.800.000 orang dan Padi yang kita butuhkan 3,7 juta Ton dan pada masa Pandemi Covid 19 harga pangan cenderung stabil beberapa Komoditas harga turun dan untuk memenuhi kebutuhan pangan , Pemerintah Pusat dan Presiden RI, Dinas Pertanian diturunkan peraturan kepada Bupati Sergai agar lahan kita dipertahankan setiap tahun dan pada masa Pandemi Covid 19 sektor Pertanian merupakan sektor yang paling banyak memberikan Sumbangsih, bilang Kabid Program Perencanaan.
Lanjutnya, Pemerintah juga berharap pada perkembangan Teknologi ini menyebutkan ” Bagaimana Desa Terbangun itu menjadi Desa Metro Politan ” dampaknya serta resikonya para
Dalam sesi tanya jawab, Kades Lubuk Saban Sutrisno, menyebutkan bahwa Para Petani di Desa Lubuk Saban kurang diperhatikan oleh Pemerintah, seperti kurangnya Air karena bendungan banyak di Desa ini akan tetapi keluar masuknya air susah karena aliran dari sungai tertutup untuk pembuangan. Sungainya tertutup dan pada bulan Oktober-November sering kebanjiran, Jika Hulu dibersihkan Hilir tak pernah dibersihkan.
Disisi lain subsidi pupuk tidak ada dan PPL tidak aktif, jadi kita berharap kepada bapak Anggota Dewan yang hadir pada hari ini, kami mohon permasalahan tersebut mohon ditanggapi agar para Petani di Desa Lubuk Saban ini Sejahtera, tutup Kades Lubuk Saban.
Disesi acara terakhir diadakan tanya jawab dan Moderator mencatat apa atau keluhan yang dihadapi para Petani dan para Nelayan serta mencatat bantuan yang diminta oleh para kelompok Tani dan diakhiri dengan foto bersama.
Pada acara Sosper tersebut juga dihadiri oleh: Mulyadi Korda Gerindra, para perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para Kelompok Tani, Nelayan dan Tim AYS Pantai Cermin serta masyarakat.
(Dipa).

