Arungbinang Pemimpin Kabupaten Kebumen

Jasa besar Tumenggung Honggowongso atau Adipati Arungbinang mendapat penghargaan yang memadai. Kanjeng Sinuwun Paku Buwono lll yang memerintah tahun 1749 sampai 1788 amat berkenan. Beliau mengangkat Tumenggung Honggowongso sebagai menteri luar negeri untuk kawasan Brang Kulon.

Anak keturunan Tumenggung Honggowongso atau Adipati Arungbinang meneruskan nilai perjuangan para leluhur. Mereka selalu berusaha untuk mendapatkan wirya arta winasis.

Paku Buwana II begitu sukses membangun istana kebanggaan orang Jawa. Tokoh Kebumen mendapat kepercayaan besar. Istana berdiri kokoh.
Hasil perjuangan Adipati Arungbinang terkenang sepanjang masa.

C. Trah Besar Adipati Arungbinang

Dhandhanggula Arungbinang.

Trah kusuma prajurit sinakti,
wus kawentar satria utama,
mumpuni kasarjane,
Reh saniskara putus,
Wicaksana alus ing budi,
Satria mandraguna,
Tur rembesing madu,
Wijiling amaratapa,
Kang sanyata tedhaking andana warih,
Kuncara Arungbinang.

Begitulah watak wantu Adipati Arungbinang. Pemimpin yang memberi teladan utama. Warga Kebumen bisa melacak jasa dan perjuangan.

Ahli Bangunan Karaton Surakarta.

Tumenggung Honggowongso yang bergelar Kanjeng Adipati Arungbinang mewarisi keutamaan dalam bangunan istana. Karaton Surakarta Hadiningrat berdiri megah mewah.

Keteladanan Tumenggung Honggowongso cocok buat pembinaan mental generasi muda. Beliau kepercayaan Paku Buwana II raja Surakarta. Pengabdian Para Bupati Panjer Kebumen merupakan praktek kebajikan.

1. Raden Mas Bodronolo, tahun 1642 sampai 1657. Dilantik jaman kerajaan Mataram kerta. Rajanya Sultan Agung.

2. Raden Tumenggung Hastrosuto, tahun 1657 sampai 1677. Dilantik jaman kerajaan Mataram Plered. Rajanya Sinuwun Amangkurat Tegal Arum.

3. KRT Kolopaking l, tahun 1677 sampai 1710. Dilantik jaman kerajaan Mataram Kartasura. Rajanya Sinuwun Amangkurat Amral.

4. KRT Kolopaking ll, tahun 1710 sampai 1751. Dilantik jaman kerajaan Mataram Kartasura. Rajanya Sinuwun Paku Buwono l.

5. KRT Kolopaking lll, tahun 1751 sampai 1790. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono IV.

6. KRT Kolopaking IV, tahun 1790 sampai 1833. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono VII.

7. KRT Arungbinang l, tahun 1833 sampai 1861. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono VII.

8. KRT Arungbinang ll, tahun 1861 sampai 1890. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono IX.

9. KTR Arungbinang lll, tahun 1890 sampai 1908. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono IX.

10. KRT Arungbinang IV, tahun 1908 sampai 1934. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono X.

11. KRT Arungbinang V, tahun 1934 sampai 1942. Dilantik jaman Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono X.

12. RM Prawoto Sudibyo, tahun 1942 sampai 1945. Dilantik jaman kerajaan Surakarta Hadiningrat. Rajanya Sinuwun Paku Buwono XI.

13. KRT Said Prawirosastro, tahun 1945 sampai 1947. dilantik jaman Presiden Soekarno.

14. RM Soedjono, tahun 1947 sampai 1948. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

15. RM Istikiro Sosrobusono, tahun 1948 sampai 1951. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

16. RM Slamet Projorahardjo, tahun 1951 sampai 1956. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

17. R. Prodjosudarto, tahun 1956 sampai 1961. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

18. R. Sudarmo Sumohardjo, tahun 1961 sampai 1963. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

19. RM Sukardjo Notoprodjo, tahun 1963 sampai 1964. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

20. Drs. R. Soetardjo Kolopaking, tahun 1964 sampai 1966.

Dilantik jaman Presiden Soekarno.

21. R. Suyitno, tahun 1966 sampai 1968. Dilantik jaman Presiden Soekarno.

22. Mashud Mertosugondo, tahun 1968 sampai 1974. Dilantik jaman Presiden Soeharto.

23. R. Soepeno Soerjodiprodjo, tahun 1874 sampai 1979. Dilantik jaman Presiden Soeharto.

24. Drs. H. Dadiyono Yudoprayitno, tahun 1979 sampai 1984. Dilantik jaman Presiden Soeharto.

25. Letkol Bernard Prawiridihardjo, tahun 1984 sampai 1985. Dilantik jaman Presiden Soeharto.

26. HMC Tohir, tahun 1985 sampai 1990. Dilantik jaman Presiden Soeharto.

27. HM Amin Sudibyo, tahun 1990 sampai 2000. Dilantik jaman Presiden Soeharto.

28. Dra. Rustriningsih M.Si. Tahun 2000 sampai 2008. Dilantik jaman Presiden Abdurrahman Wahid.

29. KH Nashiruddin Al Manshur, tahun 2008 sampai 2010. Dilantik jaman Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

30. H. Buyar Winarso SE, tahun 2010 sampai 2015. Dilantik jaman Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

31. Mohammad Yahya Fuad SE, tahun 2016 sampai 2018. Dilantik jaman Presiden Joko Widodo.

32. KH Yaud Mahfudz, menjabat sejak tahun 2018. Dilantik jaman Presiden Joko Widodo.

Perjalanan Kabupaten Panjer Kebumen berlangsung aman damai. Masyarakat Kebumen selalu guyub rukun. Bersatu padu bersama untuk maju.

Gendhing Umbul Umbul

Mbata rubuh budhale wadya gumuruh. Tumandang girang girang. Cukat ceket tandang. Jumangkah gagah gumregah liru pernah. Wus samapta siyaga gya makarya. Angangkat karyane praja. Murih kerta harja.

Kebumen menyadarkan warganya untuk mengenal ekologi bumi. Yakni bumi aji tirta suci. Dalam hidup berbangsa dan negara, muncul semangat kebangsaan. Warga negara yang cinta tanah air dan bangsa.

Honggowongso tokoh Kutowinangun yang tersohor. Atas jasanya pada tahun 1749 dinobatkan sebagai Bupati Kebumen. Bergelar Kanjeng Raden Adipati Arungbinang.

Paku Buwana II menetapkan Tumenggung Honggowongso sebagai pemborong istri Karaton Surakarta Hadiningrat. Bupati Kebumen ini ahli dalam bidang konstruksi. Arsitektur Kraton lestari dengan segala kemegahan.

Makam Adipati Arungbinang berada di desa Kebejen Kutowinangun Kebumen. Tanggal 20 Oktober 2021 KRAT Khamim Kusumo Hadinagoro dan Piusiana Variyantinesia sowan ing Pajimatan Arungbinang. Dengan harapan suri teladan merembes ke segenap generasi penerus. Yakni tepa palupi kautaman. Insan yang menaburkan watak ber budi bawa laksana.

Karaton Surakarta Hadiningrat kali ini datang lengkap. Dengan dipandu oleh Mas Ngabehi Taryono Hadipuro tata cara jangkep dilakukan. Kukusing dupa kumelun mengiringi doa untuk Swargi Adipati Arungbinang I sampe Adipati Arungbinang VIII. Tokoh besar yang memberi inspirasi dan informasi historis.

Kebersihan wujud kesetiaan. Turut pula mendapat doa yaitu KRT Tirtonagoro ahli nujum Karaton Surakarta Hadiningrat. Bersama dengan Tumenggung Honggowongso atau Adipati Arungbinang terlibat aktif dalam proses pindahan ibukota negara dari Kartasura ke Surakarta. Tokoh lain yakni Ngabehi Suradipa, Ngabehi Rekdirjo dan Nawangsih. Berjajar jajar bersama dengan peristirahatan Adipati Arungbinang.

Butir butir kearifan lokal ditimpa tiada henti. Jasa dan perjuangan leluhur merupakan sumber kebajikan. Kira kira jam 16, tanggal 20 Oktober 2021 tata cara dimulai. GKR Wandansari dan GKR Ayu Koes Indriyah berkenan memimpin acara. Duduk di barisan depan yaitu KGPH Mangkubumi, Putra Sinuwun Paku Buwana XIII. Masa depan mengayun atas dasar nilai sejarah.

Keseimbangan jasamani rohani jiwa raga berbuah ketentraman. Tahlil tahmid tasbih berkumandang di arena Pajimatan. Duduk bersimpuh dengan dipandu oleh keluarga besar KRT Arungbinang. Lenggah saluku tunggal, megeng napas mbendung swara. Sajuga kang sinidhikara.

Perjuangan Adipati Arungbinang pantas untuk dilanjutkan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawan. Pemimpin dan rakyat Kebumen semakin berdarma bakti. Demi kemakmuran ibu pertiwi.

Jasa dan perjuangan Adipati Arungbinang tercatat dengan tinta emas. Taburan kebajikan mengharumkan bumi dulangmas: Kedu Magelang Banyumas di sepanjang pegunungan Serayu. Ungkapan agar selalu Sir Rahayu, demi keselarasan lahir batin.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *