Kini dia juga menggagas berdirinya organisasi PMS atau Pertubuhan Masuk Surga. Sehari-hari kerja dalam industri plastik. Bila ada waktu dan kesempatan di rajin sekali berkunjung ke Tanah Jawa. Tertarik sekali untuk membuat rekaman budaya Melayu dan Jawa dengan diiringi gamelan.
Rupa-rupanya dia tertarik dengan rekaman yang dilakukan oleh PARIWARA (Paguyuban Pelestari Budaya Jawa Murih Arum dan Kuncara) yang telah membuat dokumentasi lagu-lagu Jawa. Diunggah lewat Youtube dan internet rekaman Sanggar Seni Bandung Bandawasa Prambanan ini menjadi terasa mewah, megah, bergengsi dan mendunia.
Jadwal hari Kamis tanggal 16 April 2015. Jalan pagi menghirup udara segar. Memperhatikan anak-anak playgroup. Kebetulan sebelah villa penginapan terdapat lembaga pendidikan. Diselenggarakan dengan penuh hari, fullday. Di depannya ada halte bus yang bisa tersambung ke segala penjuru Singapura. Anak balita itu tiap hari tahu halte, bus umum, pantai, burung, pohon, pegawai, kuli, cleaning service, perahu, orang mancing, senam, permainan, air, dan matahari. Semua serba terjangkau, mudah dan murah. Keteraturan, ketertiban dan perawatam jadi kata kunci.
Anak di Indonesia bagaimana ? Hebat juga. Malah lebih mengagumkan. Tiap hari bisa melihat gunung, sungai, sawah, tanaman padi, jagung, tebu, sapi, kambing, garu, luku, krakal, pisang, pasar, jajan. Itu pendidikan pokok. Bahan ajar yang sudah tersedia berlimpah ruah. Sedikit yang mengganggu. Adanya plastik, pestisida, bahan pengawet, zat kimia terlalu dominan. Itu gangguan nyata. Sebaiknya dikurangi. Nanti mengganggu kecerdasan, kecerdikan, kecakapan dan kecekatan murid.
Diskusi tentang budaya Jawa dan Melayu dilakukan di Gedung Kuning (Yellow Mansion) Mamanda Sultan Gale, Kampung Gelam Heritage Trail. Malay Heritage Centre Istana Kampung Gelam dibangun tahun 1840. Gedung dengan warna kuning mirip replika Kesultanan Serdang Bedagai. Kanan kirinya taman yang bisa digunakan untuk arena bermain. Ciri-ciri utama Melayu memang dominan warna kuning cerah. Para pelaut dengan ombak yang berdebur selalu tampak dinamis. Gerak dan riak mewarnai gelombang laut.
Sebagai narasumber adalah Dr. Purwadi, M.Hum dari Universitas Negeri Yogyakarta. Pembicara lain adalah Ir. H. Soekirman, Bupati Serdang Bedagai Sumatera Utara. Datang bersama sang istri, Bu Hj. Marliah. Didampingi Kabag Humas Bu Endeh dan Kabag Umum Kabupaten Sergai. Kedua pembicara membahas arti penting diplomasi kebudayaan Melayu, Batak dan Jawa di era globalisasi.
Semangat menghidupkan lagi kerajaan masa silam begitu tinggi di kalangan orang Jawa dan Melayu. Kenyataannya mereka termasuk komunitas yang punya kebesaran dan kejayaan. Cerita lewat babad memungkinkan mereka memiliki imajinasi tentang berbagai hal. Di dalamnya terdapat suasana magis, mistik serta estetis. Sementara saat ini mereka menghadapi industrialisasi mesin, mekanik, elektronik yang gersang dan kering.
Ketika suasana kerajaan hadir, maka gairah timbul kembali. Diskusi kebudayaan berlangsung meriah. Suguhan nasi tumpeng dan ambeng hilir mudik. Lucu sekali. Karena tumpeng dan ambeng di Jawa hanya untuk kegiatan ritual. Bukan makanan sajian. Tumpeng dan ambeng bersifat spiritual. Piagam Penghargaan dari Kerabat Kesultanan Singapura
Baju kejawen dan Melayu bertaburan di acara budaya. Orang-orang sama berebut perhatian. Potret dan antri adalah kenyataan yang menunjukkan mereka kangen. Kota besar, modern dan kosmopolit memerlukan keseimbangan. Tidak bisa tidak, kehidupan harus seimbang. Demokrasi, kesetaraan dan keterbukaan itu hanya wacana. Kenyataan berbicara lain sama sekali. Hadirnya forum kebudayaan sungguh menyegarkan.
Kunjungan ke negeri Singapura menambah kekerabatan dan persaudaraan. Mereka adalah priyayi yang berbudi tinggi. Perlu mencatat nama dan alamat.
Datuk Ismail Mohd. Yaacob
Pengerusi
Warisan Hang Tuah Melaka
Lot : 580 Jl. Dang Merdu Kg Sg Duyong Melaka
Blk 828 Tampines St 81 # 04 – 260 Singapura
Muhammad Azhar bin Kaharudin
Ketua Pergerakan Pemuda
PKMS (Pertubuhan Kebangsaan Melayu Singapura)
218F Changi Road PKMS Building Singapore 419737
Fax. : 6345 8724
Website : www.pkms.org.sg
Email : [email protected]
Facebook : www.facebook.com/pemuda.pkms
Raja Muhammad Khalid Bin Raja Adnan
Heritage of the Kingdom of Riau Lingga (Warisan Sejarah Kerajaan Riau Lingga)
Blk 834 Sims Ave #04-866 Eunosville Singapore 400834
Website : www.mkhalid.com ; Email : [email protected]
Raden Roslan Abbas
Pangeran Sri Prabu Raksa Bumi Kesuma
Director
PT Cuffz Niaga International
Email : [email protected]
Oceanic Bliss Cluster
Avante Block A2 No. 2B, Oktarina Batam Centre, Kel. Sadai, Kec. Bengkong, Kota Batam Indonesia
Rosli Ramad
Ketua Kebajikan
PKMS (Pertubuhan Kebangsaan Melayu Singapura)
218F Changi Road PKMS Building Singapore 419737
Fax. : 6345 8724
Website : www.pkms.org.sg
Email : [email protected] [email protected]
Facebook : www.facebook.com/pkms.sg
Salleh Ariff
Maintenance Executive
Tadcaster Hospitality
39 Boat Quay #03-01 Singapura 049828
Telp. (65) 65333491 ; Fax. (65) 65334601
Email : [email protected].
Website : www.tadcaster.com.sg
Sapiah Idris
Email : [email protected]
Suhardi Bin Sungit
Setiausaha Pergerakan Pemuda
218F Changi Road PKMS Building Singapore 419737
Website : www.pkms.org.sg
Email : [email protected]
Facebook : www.facebook.com/pemuda.pkms
Fax. 63458724
YM Tengku Mohammed Shawal Bin YM Tengku Abdul Aziz
(Pemangku Adat)
Majlis Adat dan Budaya Kerabat Kesultanan Singapura (Istana Kampug Gelam)
Email : [email protected]
Victor Yasadhana
Direktur Sekolah
Sekolah Sukma Bangsa Pidie
Jl. Pineung, Gampung Bale Pineung, Kec. Peukan Baro
Kabupaten Pidie, Aceh, 24172
http : pidie.sukmabangsa.sch.id
Cita-cita sosial masyarakat Melayu tertuang dalam visi misi organisasi Pertubuhan Kebangsaan Melayu Singapura (PKMS). Lembaga ini menjadi ajang perjuangan yang efektif. Isu-isu utama yang menjadi keprihatinan rakyat Singapura : Peningkatan kos sara hidup, Pekerja warga asing, Tabung simpanan pekerja, Perumahan awam, Pengangkutan awam, Kesihatan, Pendidikan, Cukai Barangan dan Perkhidmatan, Sosio Budaya, Membangun sebagai sebuah masyarakat.
C. Keselarasan Tradisi & Modern.
Kebudayaan selalu berjalan dinamis. Perubahan di negeri Singapura terjadi dengan cepat. Maklum sebagai pusat kegiatan bisnis internasional yang didirikan oleh ST Sir Thomas Raffles pada tahun 1819.
Pertumbuhan ekonomi Singapura dikecapi dengan tergadainya nilai-nilai penting kehidupan seperti jurang pendapatan, terhakisnya nilai bermasyarakat dan mengabaikan keperluan dan keprihatinan rakyat Singapura. Kos kehidupan naik melambung. Harga fiat HDB tidak lagi mampu dikecapi. Ramai yang mengalami masalah pembiayaan kos persekolahan anak-anak dalam melanjutkan pelajaran. Kos perubatan juga meningkat lalu menyukarkan dan membebankan rakyat yang kian lanjut usia. Tenaga kerja di Singapura tergugat karena kemasukan pekerja asing. Kita dapat lihat bagaimana dasar-dasar yang diperkenalkan menemui kegagalan lalu mencengkam kehidupan hingga mengakibatkan kesukaran dan kepayahan bagi rakyat.
Pengenalan kepada masyarakat dilakukan lewat jalur kesenian, kebudayaan dan pergaulan. PKMS adalah sebuah pertubuhan politik yang mempunyai jabatan-jabatan seperti jabatan agama, budaya, iktisad (ekonomi), kebajikan, pendidikan dan siasah (politik). PKMS merupakan anggota Perikatan Demokratik Singapura (SDA) yang terdiri daripada gabungan partai-partai politik yang lain di Singapura. Inisiatif Kami. Jabatan-jabatan kami sedang giat melancarkan beberapa aktivitas untuk mendekati masyarakat Singapura. Mitra Sepanjang Masa
Rombongan bebadan Pura Pakualaman sesuai dengan jadwal akan kembali ke negeri Indonesia. Jadwal akhir tanggal 17 April 2015. Bu Sapiah Idris mengantar kami sampai di bandara. Beliau sejak dini hari bersiap-siap untuk memberi sajian yang sempurna. Beliau ternyata penguasa Bandara Singapura. Sebenarnya Bu Sapiah Idris atau Raden Ayu Tumenggung Wahyuningrum betul-betul kewahyon. Wahyu berarti anugerah besar. Ningrum berarti rasa harum semerbak yang memenuhi jagat raya. Sesuai dengan namanya Bu Sapiah memang orang arif bijaksana, luhur berbudi, halus berperi dan cerdik bestari.
Atas perhatian, pelayanan dan kerelaan Bu Sapiah, harus kami ucapkan matur nuwun. Terima kasih banyak. Keluhuran budi pasti mendapat ganjaran dari Tuhan. Lambaian tangan tanda berpisah memberatkan hati. Berkali-kali kami tawarkan untuk datang ke Indonesia. Nanti tiba di Yogyakarta akan kami balas dengan menjadi pemandu. Pergi ke mana saja, kami bersedia mengawal, menjaga dan menunjukkan jalan dan arahnya. Rasanya kami berhutang budi. Tradisi memuliakan tamu benar-benar membekas di lubuk sanubari.
Beruntung sekali dalam hidup ini, karena bisa bertemu dengan keluarga Bu Sapiah Idris. Kebahagiaan, kemuliaan, kewibawaan, kesehatan, keselamatan dan kejayaan semoga selalu menyertai hidup sepanjang masa.
Negeri Singapura berusaha untuk menghidupkan nilai tradisi. Suasana di tengah modernitas memerlukan keseimbangan jiwa raga. Agar hidup bisa makin harmoni.
Saran berikut perlu perhatian bersama. Ir H Soekirman tokoh masyarakat Sumatera Utara punya pendapat menarik. Harmoni sosial bisa ditempuh dengan menggali nilai kearifan lokal. Misalnya butir butir etika yang bersumber dari budaya Batak masih relevan diterapkan dalam dunia modern. Jalan kebudayaan merupakan jalan keutamaan.
(LM-01)

