Proyek Fisik di Sumut Diklaim Sudah Rampung Sejak November

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Pemprov Sumut memastikan bahwa proyek pengerjaan fisik yang bersumber dari APBD Sumut 2021 paling lama telah selesai pada November lalu.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setdaprovsu, Ismael Parenus Sinaga, kalau ada saat ini melihat proyek pengerjaan dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi ataupun instansi fisik lainnya, maka kegiatan itu sudah bisa dipastikan di Perubahan APBD 2021.

“Kalau dari APBD murni itu paling lama selesainya sudah di November,” katanya dalam Refleksi Akhir Tahun 2021 di Medan, Selasa (28/12/2021).

Ia menambahkan hal tersebut sesuai arahan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bahwa semua pengerjaan fisik harus selesai pada November.

“Ini saya garansi, semua proyek APBD sudah selesai di November,” ucapnya.

Ismael menerangkan hal yang wajar misalnya hingga sampai Desember masih ada dana kas daerah yang tersisa di bank. Hal ini sebagai cadangan daerah.

“APBD Sumut misalnya Rp13,7 triliun. Kalau dirata-ratakan paling satu bulannya itu keluar Rp1 triliun lebih. Hal yang wajar misalnya di Desember ini tersisa Rp1 triliun lagi. Bukan berarti ini tidak bisa digunakan,” ungkapnya.

Jadi menurutnya hal yang normal jika saat ini masih ada uang negara di daerah.

“Bukan uang itu tak produktif. Uang itu masih ada di bank dan akan kita gunakan,” ucapnya.

Ia memisalkan di DKI Jakarta bahwa sampai Desember ini masih ada uang sisa di kas daerahnya Rp16 triliun, dan itu masih wajar.

“Malah kalau sisa Rp8 triliun pemprov-nya was-was. Bisa jadi ada beberapa proyek yang gagal bayar,” katanya.

Kemudian untuk proyek-proyek di Sumut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengadaan barang dan jasa agar Januari mendatang sudah bisa dilakukan tender.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *