oleh

Tim Transaction Technical Assistance ADB Nyatakan Pakpak Bharat Layak Dan Siap Menjadi Lokasi Horticulture Development In Dryeland Areas Project

PAKPAK BHARAT – LIPUTAN68.COM – Usai melaksanakan Verifikasi Lapangan, Tim Transaction Technical Assistance (TRTA) ADB,  (03/04/22), nyatakan wilayah Kabupaten Pakpak Bharat tepatnya Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan, dinyatakan siap dan layak untuk dijadikan sebagai salah satu lokasi pengembangan proyek pengembangan  holtikultura di lahan kering (Horticulture Development In  Dryeland Areas Project-HDDAP).

Verifikasi Lapangan yang dilakukan oleh Tim Transaction Technical Assistance (TRTA) ADB meliputi beberapa kriteria diantaranta Permintaan Pasar, Integrasi Hulu-Hilir, Lokasi Baru non APBN,Luas Lahan, Status kepemilikan lahannya jelas dengan luasan 5 – 10 ha per desa untuk buah, sayur dan tanaman obat, dan 1 ha untuk florikultura,Terintegrasi dengan ketersediaan infrastruktur dan prasarana pendukung sistem perbenihan, transportasi, dsb,Adanya komitmen dari Pemerintah Daerah Lokasi baru yang berpotensi untuk memproduksi komoditas buah, sayur, tanaman obat dan florikultura.

Liputan JUGA  Terobosan Dinas Perpustakaan Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Dairi

Adapun tujuan dari Field Visit tersebut adalah Melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan yang telah dilakukan oleh Tim Enumerator (PT. AETS) untuk survey baseline dan infrastruktur dan sumber daya air (November 2021) adalah Melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan terkait Hasil Draft Analisa TRTA Team,Menyiapkan hasil verifikasi lapangan guna mendukung pelaksanaan Pre Fact Finding Mission ADB 11 – 26 April 2022. Proyek pengembangan Holtikultura ini nantinya diharapkan bisa secara otomatis meningkatkan Indeks Pertanian seiring juga meningkatkan  perekonomian masyarakat serta meningkatkan daya saing wilayah tersebut.

Sementara akselerasi pengembangan dan peningkatan produksi dari proyek pengembangan Holtikultura ini adalah

Mengurangi impor,Meningkatkan ekspor memenuhi/meningkatkan konsumsi dalam negeri dan lain sebagainya.

Liputan JUGA  Jelang Lebaran Tiba, Bupati Franc Bagikan Sejumlah Paket Sembako

Andreas Adi Ahas,salah satu TRTA ADB mengatakan secara garis besar bahwa verifikasi ini sangat penting dilaksanakan karena proyek ini dirancang mengandalkan partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan,penentuan komoditas,sehingga kami menilai partisipasi masyarakat sangat antusias, begitu juga antusias dari Pemkab Pakpak Bharat, pemerintah desa hingga Pemprov juga sangat besar, sehingga lokasi Kuta Dame sangat layak dan hasilnya akan dilaporkan langsung kepimpinan

” Penentuan lokasi pengembangan holtikultura oleh pihak kementrian sangat beralasan karena lokasi dan kesiapan lahan termasuk kesiapan pemerintah juga sangat siap dan pada tanggal 19- 22 nanti, pimpinan kami dari Manila, Italia juga akan datang ke lokasi ini untuk melihat” ujarnya.

Liputan JUGA  Bupati Franc Jenguk Korban Musibah Truk Naas

Dilokasi yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Pemprovsu  Bahruddin Siregar, memuji kepemimpinan Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor sebab proyek pengembangan holtikultura ini tidak bisa didapatkan oleh semua Kabupaten/Kota bahkan Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah kabupaten bisa mendapatkan kesempatan pertama sekali.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.