Aset kripto atau Cryptocurrency terbesar di dunia tersebut, turun sampai 17 persen sejak awal tahun kemarin.
Dari itu, CEO ARK Investment Management LLC Cathie Wood melihat, bahwa banyak perusahaan keuangan kehilangan bakat akibat kripto, dalam kasus DeFi dan internet generasi berikutnya. Sehingga, kata Wood, mereka harus menanggapinya dengan serius, atau “mereka akan dilubangi,” ujar dia.
Selain itu, karena ketidakpastian peraturan di AS menurut Wood, terus menghambat dalam kemajuan kripto pada masa ini.
“Kejelasan peraturan dalam kripto telah terjadi pada kecepatan yang jauh lebih lambat daripada internet,” sambungnya.
Armstrong menambahkan, saat ini, 50 persen atau lebih orang di Washington D.C Amerika Serikat sekarang menyetujui terhadap kripto, dimana sebelumnya banyak pihak yang skeptis terhadap mata uang kripto tersebut.
