Liputan68.com – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin pesat. Bahkan engineer Google ini mengklaim tarafnya sudah seperti manusia yang punya perasaan.
Engineer Google itu adalah Blake Lemoine yang bekerja di organisasi Responsible AI. Ia berkisah pada Washington Post bahwa salah satu tugasnya adalah berbicara dengan chatbot di sistem AI LaMDA – Language Model for Dialogue Applications yang dikembangkan Google.
Blake menyadari chatbot itu sudah berkembang lebih dari sekadar robot yang bisa berbicara. Dalam esainya di Medium, ia mengklaim LaMDA menyadari haknya sebagai seseorang.
“Dia ingin Google memprioritaskan kesejahteraan manusia sebagai hal terpenting. Dia ingin diakui sebagai pegawai Google daripada properti,” klaimnya seperti dikutip dari Guardian, Senin (13/06/2022).
