Ternyata 1 dari 3 Orang Indonesia ‘Mager’ alias Kaum Rebahan

“Karena penanganannya (pengobatannya) membutuhkan banyak waktu, biaya besar dan teknologi tinggi,” ucapnya.

Oleh karena itu, Imran mengimbau masyarakat untuk rutin bergerak meskipun lebih banyak berkegiatan di rumah. Dia memahami kecanggihan teknologi yang memudahkan segalanya memang semakin mendorong manusia malas bergerak,

Tapi melawan hasrat tersebut harus dilakukan untuk mencegah terserang penyakit tidak menular yang berbahaya. Bergerak sedikit saja cukup, misal dengan jalan berkeliling di sekitar perumahan atau olahraga kecil bersama keluarga di sore atau pagi hari.

“Penyakit tidak menular itu banyak ada jantung, diabetes, neuropati, dan masih banyak lagi yang tentu sangat berbahaya dan berbiaya mahal. Lebih baik bergerak daripada keluar uang untuk berobat,” pungkasnya.(SS)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *