“Saya mewakili Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara, juga mewakili seluruh konstituen PKS dan rakyat Sumatera Utara yang bersepakat dengan kami menyatakan dengan tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga tersebut. Sebab kenaikan harga BBM akan menimbulkan multiflying effect yang dahsyat dengan naiknya harga-harga barang dan tarif transportasi umum,” kata Juru Bicara FPKS, Ahmad Hadian.
Kata Hadian, kenaikan ini tentu akan sangat memberatkan rakyat yang baru saja pulih dari hempasan pandemi Covid-19.
“Kenaikan harga BBM ini sangat tidak sesuai dengan jargon pemerintah yang digaungkan pada tanggal 17 Agustus yang lalu yaitu ‘Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat’. Wallahi, qod balaghna ya Allah. Demi Allah telah kami sampaikan apa yang harus kami sampaikan, ya Allah,” ungkap Hadian yang juga sekretaris fraksi ini. (LM-02)
TEKS FOTO
TOLAK: Sejumlah anggota FPKS DPRD Sumut tunjukkan aksi protes tolak kenaikan harga BBM bersubsidi dalam Sidang Paripurna DPRD Sumut tentang Ranperda APBD Sumut 2023, di ruang sidang paripurna gedung dewan, Senin (5/9/2022). ISTIMEWA
