Pemkab Pakpak Bharat Adakan Rembuk Stunting di Desa Kuta Tinggi

Beberapa upaya sudah dilakukan seperti pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil yang berasal dari dana desa, intensitas pelaksanaan posyandu, monitoring dan supervisi yang dilakukan pihak kecamatan melalui puskesmas, dan kabupaten melalui organisasi perangkat daerah yang terkait dengan intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang kita lakukan secara bersama-sama. Selain itu ada 7 paket pelayanan stunting yang dapat kita lakukan di desa seperti kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, sanitasi lingkungan, perlindungan sosial, paud dan yang terbaru saat ini adalah pemberian tablet penambah darah bagi remaja putri, dan sosialisasi bagi calon pengantin.

Pada kesempatan ini juga dilakukan Pendeklarasian Penanganan Stunting yang disepakati oleh Pemerintah Desa Kuta Tinggi dan Masyarakat Desa Kuta Tinggi untuk mengatasi masalah stunting serta peresmian Rumah Desa Sehat sebagai pendukung kegiatan konvergensi stunting di desa yang akan diberikan mandat kepada Kader Pembangunan Manusia dan Tim Pembina Keluarga sebagai pengelolanya. Rumah desa sehat berfungsi sebagai wadah atau forum konvergensi terpadu dalam penanganan stunting. Forum atau wadah ini diharapkan dapat membuka ruang dialog (perbincangan publik) masyarakat dan pemerintah desa terkait realitas masalah dan pemenuhan kebutuhan pemenuhan layanan sosial dasar di desa. Rumah Desa Sehat ini merupakan Gedung PAUD Sibintoha dan sudah merupakan PAUD Desa.

Disesi rembuk dan dialog ditemukan beberapa persoalan yang terkait dengan faktor determinan terjadinya stunting seperti mengatasi kondisi kualitas air minum di Desa Kuta Tinggi yang direspon oleh Dinas PUPR, kondisi MCK masyarakat yang masih perlu ditingkatkan direspon oleh Dinas PUPR, dan masih ada masyarakat yang mengalami keluhan.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *