Namun dikatakannya, walaupun tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk memasukkan babi dari luar provinsi Sumut pihaknya tetap melakukan beberapa upaya untuk pencegahan ASF ini.
Selanjutnya, Ermawati juga mengatakan Vaksin ASF dan obatnya belum ada di seluruh Indonesia sehingga penyakit ASF sulit untuk dikendalikan. Selain itu, Ermawati juga mengatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Balai veteriner Regional I Medan untuk turun ke Dairi dan memeriksa Babi yang terkena penyakit ASF
“Kita sudah coba Komunikasi dan bekerjasama sehingga masalah ini bisa kita tangani bersama-sama karena beberapa daerah di Dairi penyakit ini sudah mulai masuk,” Ucapnya.
(LM-01)
