
Program ini telah terealisasi seluas 64,25 Ha yang tersebar di delapan titik lokasi konservasi seluruh Indonesia.
Sepanjang tahun juga, program ini berhasil menghasilkan total 7.656 ton karbon yang membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.
Kedua adalah program Penanaman Mangrove. Sebanyak lebih dari 30.000 bibit telah berhasil ditanamkan di beberapa kota yaitu Semarang, Karimunjawa, Cirebon, Banten, dan Magelang. Tanaman Mangrove mampu menyerap karbon 4-5 kali lebih tinggi dan mampu menyimpan karbon hingga jutaan tahun melebihi kemampuan hutan tropis di daratan.
Dengan demikian, realisasi program penanaman Mangrove secara berkelanjutan yang dilakukan oleh Telkom diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi efek rumah kaca guna mendukung penanggulangan perubahan iklim.
Dengan target konservasi seluas 4 hektare, komitemen Telkom dalam program penanaman Mangrove juga bertujuan untuk menjaga ekosistem terumbu karang sertra meningkatkan digital eco-tourism dengan program bantuan Mangrove Conservation to Build Sustainable Eco Tourism.
Program ketiga adalah Electronic Device Donation for Education (Eduvice). Sampah elektronik merupakan salah satu penyumbang tertinggi kenaikan emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim.
Karenanya, Telkom menjalankan sebuah program bantuan penyaluran sampah elektronik yang nanti akan dipilah dan diperbaiki oleh murid SMK Telkom agar perangkat dapat digunakan kembali menjadi media pembelajaran digital oleh sekolah/pelajar yang membutuhkan.
Sampah elektronik ini dapat disalurkan melalui dropbox yang ada di empat titik lobi kantor Telkom yaitu Graha Merah Putih Gatot Subroto Jakarta Selatan, Menara Multimedia Telkom Kebon Sirih, Kantor Witel Jakarta Barat, dan Graha Merah Putih Telkom Japati Bandung yang akan didistribusikan kepada sekolah/pelajar yang membutuhkan terutama di daerah 3T.
Selama 2022, 192 dari 200 perangkat yang terdiri dari 71 smartphone, 18 laptop, 14 tablet, dan 97 uncategorized devices telah diperbaiki dan akan segera didistribusikan kepada penerima manfaat di sekitar wilayah operasional Telkom dan di daerah 3T.
SGM Community Development Center Telkom, Hery Susanto mengatakan, melalui ketiga program ini, Telkom terus fokus untuk mencapai tujuan berkelanjutan yang juga sejalan pada Sustainable Development Goals (SDGs) terkait penanganan perubahan Iklim.
Tak hanya pencegahan, kata dia, pemulihan serta pemeliharaan lingkungan hidup juga harus selalu diperhatikan dengan baik.
“Telkom juga senantiasa melibatkan karyawan dan keluarga besar TelkomGroup untuk menyukseskan program-program ini,” pungkasnya. (REL)
TEKS FOTO
KONSERVASI: Kick-off program Konservasi Hutan Binaan Digital yang diresmikan oleh SM Pemberdayaan Sosial Dan Lingkungan CDC Telkom, Suharsono (kiri) untuk penanaman 5.500 pohon di daerah Jawa Barat. IST
