MEDAN — LIPUTAN68.COM — Upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, sejumlah langkah diupayakan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar seperti aspek mutu kesehatan, pengetahuan dan keterampilan.
Melalui peran majelis taklim, menurut relawan Ganjar ini dirasa penting untuk mengakselerasi proses pembangunan daerah.
“Sebagai bagian terkecil dari masyarakat, kondisi setiap keluarga dalam satu daerah sangat menentukan dalam upaya membangun daya tahan pembangunan daerah,” tutur Rizal Dasuki, Koordinator Wilayah (Korwil) TGS Ganjar ketika ditemui dalam kegiatan Zikir dan Doa Bersama Damai Indonesiaku di Jalan Pukat I, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (28/1/2023).
Maka, lanjut dia, kesejahteraan keluarga harus mendapatkan perhatian serius.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, pada 2021 angka perceraian di Sumut mencapai 17.270 dan menempati posisi keempat angka perceraian paling tinggi berdasarkan provinsi.
Catatan dari BPS tersebut, ujar Rizal lagi, harus menjadi perhatian serius semua pihak, bahwa kondisi yang semakin tidak menentu saat ini mulai berdampak pada peningkatan hancurnya ribuan keluarga di Sumut.
Rizal mengimbau kepada para majelis taklim untuk terus meningkatkan solidaritas, menjaga ketahanan keluarga secara utuh dan solid yang berdampak pada mutu dan kualitas SDM yang berkualitas.

“Kegiatan yang ada di majelis taklim ini akan kami optimalkan sebagai upaya konsolidasi dalam memperkuat kesejahteraan keluarga karena keluarga menjadi titik sentral pembentukan dan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.
