Ia mengutarakan, tolak ukur ketahanan dan kesejahteraan keluarga ialah mampu menjalankan fungsi pendidikan dan keagamaan dan fungsi pemberdayaan ekonomi salah satunya.
“Fungsi tersebut dapat direalisasikan apabila lembaga seperti majelis taklim bisa diberdayakan secara maksimal,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Marhan Hasibuan, selaku penceramah dalam kegiatan tersebut, bahwa pentingnya peran majelis taklim di lingkungan masyarakat dalam membangun keluarga maupun wilayah setempat.
“Alangkah hebatnya jika masing-masing keluarga ada dalam binaan majelis taklim memiliki unit usaha kreatif sendiri yang mengedepankan kearifan lokal serta berbasis budaya dan adat istiadat,” kata dia.
Kegiatan tersebut ditutup dengan zikir dan doa bersama untuk keselamatan negeri. Selain itu, majelis taklim tersebut mendapatkan bantuan sound system, karpet dan buku yasin dari Tuan Guru Sahabat Ganjar. (REL)
TEKS FOTO
DOA BERSAMA: Suasana Zikir dan Doa Bersama Damai Indonesiaku yang diinisiasi TGS Ganjar bersama majelis taklim setempat di Jalan Pukat I, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (28/1/2023). IST

