PJ Walkot Tebing Tinggi Berbagi Pengalaman Dan Pengetahuan Melalui Lesson Learned Webiner Seriess

Adapun beberapa produk inovasi Eco UMKM Kota Tebing Tinggi diantaranya, Eco-Batik, Eco-Print, bioflok limbah perikanan darat yang bisa digunakan sebagai pupuk cair bahan pertanian, dan budidaya pisang kepok keling yang sekarang sudah ekspor ke negara Malaysia dan di-Retail di Kota Tebing Tinggi.

“Ada peningkatan penghasilan untuk pelaku Eco UMKM ini, sebelum adanya dukungan dari pemerintah kota (dari tahun 2017 – 2019) kalau kita hitung rata-rata penghasilan perbulan untuk pelaku UMKM Eco Print 2,75 juta/bulan, Bioflok ikan 3 juta/bulan dan keripik pisang 4 juta/bulan,” ungkap Pj. Wali Kota.

“Namun, setelah kita (Pemko Tebing Tinggi) turut mendukung dan ambil bagian untuk pengembangan inovasi ini, penghasilan rata-rata pelaku UMKM mengalami peningkatkan, yang mana penghasilan UMKM Eco Print menjadi 6,5 juta/bulan, Bioflok ikan 8 juta/bulan dan keripik pisang 13 juta/bulan,” lanjutnya.

“Kita berkomitmen dengan beberapa OPD menganggarkan UMKM ini. Hal ini yang terus kami kembangkan dan majukan. Dengan demikian kemitraan dengan masyarakat dapat kami lakukan dengan baik, kolaborasi untuk memajukan daerah kita masing-masing,” pungkasnya.

Dalam paparannya, Pj. Wali Kota Tebing Tinggi didampingi Kepala Bappeda Suheri Damanik, Kadis Kesehatan Muhammad Iqbal, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian dan Kabag Pemerintahan Ramadhan Barqah Pulungan. (Dipa)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *