Liputan BERITA

Dindik Pacitan Tegaskan Rehabilitasi SDN Kledung I Sudah Dalam Tahap Usulan. Satuan Pendidikan Ditengarai Lalai Dalam Melaporkan Kondisi Sekolah Melalui Dapodik

Ditulis oleh Liputan68 pada 15 Maret 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan – Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, langsung reaktif begitu membaca pemberitaan media terkait sekolah rusak di Kecamatan Bandar, hingga menyebabkan satu orang guru harus mendapatkan tujuh jahitan gegara kejatuhan genteng.

Kabid Pembinaan SD, Dinas Pendidikan setempat Wahyono menegaskan, kalau pihaknya sebenarnya sudah menindaklanjuti atas usulan satuan pendidikan, yaitu SDN Kledung I terkait kondisi bangunan yang perlu dilakukan rehabilitasi.

“Sebenarnya mulai tahun lalu sudah kita usulkan melalui dana alokasi khusus (DAK). Namun sekolah dalam melaporkan kondisi bangunan di Dapodik belum menggambarkan kalau sekolah itu rusak. Dan tahun ini kita usulkan lagi untuk rehabilitasi Tahun 2024,” kata Wahyono, menanggapi pemberitaan sekolah rusak yang diduga belum ada langkah penanganan dari instansi terkait, Rabu (15-03-2023).

Selain itu, Wahyono juga menegaskan, peristiwa tersebut sebenarnya hanya satu genteng saja yang runtuh. Lain itu genteng melorot hingga akhirnya jatuh, dikarenakan beberapa hari sebelumnya sempat terbentur bola voli pada saat kegiatan olahraga siswa. “Gentengnya juga tidak berjatuhan, hanya satu genteng yang jatuh. Tadi saya juga cek ke lokasi. Dan Alhamdulillah bapak guru tersebut saat ini kondisinya sudah membaik, sehat dan bisa kembali menjalankan aktivitas belajar- mengajar,” tegas dia.

Sementara itu sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa salah seorang guru di SDN Kledung I, Kecamatan Bandar mengalami celaka lantaran ketimpa genteng jatuh dari atap gedung sekolah, saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar olahraga.

Guru tersebut harus dilarikan ke Puskesmas terdekat dan mendapatkan tujuh jahitan di kepalanya karena robek tertimpa genteng.

Disisi lain pihak sekolah juga menginformasikan lewat Ketua Fraksi Golkar DPRD Pacitan, Lancur Susanto, yang intinya persoalan kerusakan gedung sekolah tersebut sejatinya sudah pernah dilaporkan ke dinas terkait, akan tetapi belum ada tindak lanjutnya.(red/yun)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian