Momentum Idul Fitri 1444 H, Mas Aji Ajak ASN Kembali Fitri Dan Terbebas Dari Korupsi. Ini Penjelasan Inspektur Inspektorat Kabupaten Pacitan KH Mahmud

“Dawuhnya Nabi Muhamad SAW, bahwa perang yang paling besar adalah ketika melawan hawa nafsunya sendiri.
Salah satu nafsu yang sulit untuk dikendalikan adalah nafsu serakah yang ingin menguasai dunia ini tanpa memperhatikan syariat agama,” jlentrehnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para pejabat dan ASN di lingkup Pemerintah Daerah, para kepala desa dan perangkat desa se Kabupaten Pacitan, agar tidak mengotori kesucian ini dengan cara melakukan tindak pidana korupsi maupun gratifikasi.

“Iya betul, momen pasca puasa dan ‘Idul Fitri ini para pejabat, ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan dan Pemerintah Desa dihimbau oleh Bapak Bupati agar hidup sederhana, tentunya himbauan Bupati ini kami terjemahkan agar para pejabat dan ASN tidak korupsi dan tidak melakukan gratifikasi,” tegas dia.

Mahmud juga menghimbau kepada seluruh Kepala Desa dan Perangkat Desa bisa menggunakan APBDes sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga tidak ada lagi kades maupun perangkat desa yang dipenjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

“Pasca Idul Fitri ini tata kelola pemerintahan baik daerah maupun desa akan semakin baik dan accountable sehingga segera terwujud masyarakat Pacitan yang sejahtera dan bahagia,” pungkasnya. (Red/Yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *