Sepanjang Cuti Lebaran, Dinkes Pacitan Tidak Menemukan Lonjakan Kasus Penyakit Tertentu. DBD Perlu Diwaspadai
Pacitan – Disepanjang masa cuti lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, tidak menemukan kasus penyakit potensial yang menyerang warga masyarakat.
Namun untuk demam berdarah (DBD), memang tak bisa disepelekan. Sebab di beberapa Puskesmas melaporkan adanya temuan kasus DBD. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Pacitan, Nurfarida, Selasa (,25-04-2023).
“Pemantauan selama minggu 16-17 tidak ditemukan kenaikkan kasus penyakit tertentu. Namun, beberapa Puskesmas melaporkan adanya kasus DBD. Untuk puskemas Arjosari dan Tanjungsari, dalam jumlah dan kondisi yang stabil,” katanya.
Masih dikesempatan yang sama, Nurfarida juga mengungkapkan, selama cuti lebaran, untuk ketersediaan tenaga medis dan paramedis telah disiagakan di fasilitas layanan kesehatan pemerintah maupun swasta melalui pelayanan UGD 24 jam di rumah sakit, Puskesmas dan klinik.
“Di titik-titik rawan masalah kesehatan didirikan posko lebaran, sebanyak 10 posko, yang dilengkapi dengan tenaga paramedis, obat-obatan emergency dan ambulans standby.
Ketersediaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai masih di level aman, dengan tingkat kecukupan sebesar 100 persen,” tandas dokter gigi jebolan Universitas Airlangga Surabaya ini. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan