Pendidikan Merupakan Cara Menumbuh Kembangkan Karakter Dasar Manusia. Ini Pendapat Ketua LSM FCC

“Jika ia seorang guru yang bertanggung jawab penuh sebagai pendidik, seperti Ki Hajar Dewantara, misalnya. Jika ia seorang direktur ya harus bertanggungjawab terhadap kedirekturannya. Dan jika ia seorang kyahi ya harus mampu menemani santrinya untuk ‘bermi’raj’ seperti Syech Siti Jenar upamanya,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Bandung, jika ia seorang pencuri, pencopet, perampok atau koruptor ya harus bangga mengakui dan bertangungjawab sesuai peruatan serta resikonya. Seperti Fudzail dan Raden Syahid, misalnya..

“Seperti itulah yg disebut tegak lurus, atau berintegritas. Jadi integritas itu bukan soal baik buruk atau benar salah.

Tapi sesuatu yang benar menjadi kebenaran jika seorang koruptor, tertangkap, lalu mengakui kejahatan koropsinya, dan siap menerima resiko yang harus ditanggungnya. Thats an integrity,” pungkasnya. (Red/yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *