Pendidikan Merupakan Cara Menumbuh Kembangkan Karakter Dasar Manusia. Ini Pendapat Ketua LSM FCC
Pacitan- Seiring masih pada suasana peringatan Hari Pendidikan Nasional, Ketua LSM Farming Culture Center (FCC), Bandung Edi Suseno memberikan selayang pandang tentang apa sebenarnya pendidikan itu.
Dia mengatakan, pendidikan adalah cara untuk menumbuh kembangkan karakter dasar kemanusiaan sekaligus membangun kesadaran bahwa manusia tidak sekedar hidup di alam, tetapi lebih dari itu, hidup bersama alam.
“Bukankah kehidupan tidak akan pernah terjadi tanpa oksigen (O2), air (H2O), tanaman penghasil O2, karbohydrad, vitamin, protein, enzim dan mineral, nutfah dan energi kehidupan,” kata Bandung, Ahad (07-05-2023).
Bandung menegaskan, merusak alam adalah menghancurkan kehidupan. Karakter dasar kehidupan kemanusiaan yang harus dibangun melalui pendidikan seperti halnya
self convidence atau rasa percaya diri.
Self esteem atau rasa bangga menjadi atau sebagai dirinya sendiri dan self responsibility atau bertanggung jawab penuh terhadap dirinya sendiri.
“Jika ia seorang guru yang bertanggung jawab penuh sebagai pendidik, seperti Ki Hajar Dewantara, misalnya. Jika ia seorang direktur ya harus bertanggungjawab terhadap kedirekturannya. Dan jika ia seorang kyahi ya harus mampu menemani santrinya untuk ‘bermi’raj’ seperti Syech Siti Jenar upamanya,” ujarnya.
Bahkan, lanjut Bandung, jika ia seorang pencuri, pencopet, perampok atau koruptor ya harus bangga mengakui dan bertangungjawab sesuai peruatan serta resikonya. Seperti Fudzail dan Raden Syahid, misalnya..
“Seperti itulah yg disebut tegak lurus, atau berintegritas. Jadi integritas itu bukan soal baik buruk atau benar salah.
Tapi sesuatu yang benar menjadi kebenaran jika seorang koruptor, tertangkap, lalu mengakui kejahatan koropsinya, dan siap menerima resiko yang harus ditanggungnya. Thats an integrity,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan