Pacitan,Liputan 68.com- Bulan Agustus identik dengan kemunculan angin kencang dan suhu dingin. Kebiasaan yang ada, saat musim ekstrim seperti itu, berbagai penyakit utamanya batuk dan pilek tengah mewabah.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Daru Mustikoaji mengatakan, penyakit akibat cuaca ekstrem di antaranya adalah penyakit yang disebabkan oleh menurunnya daya tahan tubuh.
“Tubuh harus cepat beradaptasi dengan perbedaan suhu yang cukup signifikan,” kata Daru, saat dikonfirmasi, Selasa (8/8).
Menurut dokter yang lama bertugas di RSUD dr Darsono ini, beberapa penyakit akibat cuaca ekstrem tersebut seperti halnya flue yang disertai batuk, pilek, serta demam. “Biasanya batuk dan pilek bisa sembuh dalam waktu 3-5 hari, namun dalam cuaca ekstrem penyakit bisa bertahan lebih lama,” jelasnya.
