“Mari kita ‘bolo’ (benahi) Labuhanbatu, dimulai dengan membolo (membenahi) pendidikan khususnya pendidikan usia dini,” tutupnya.
Sekjen Forum Masyarakat Literasi Indonesia (Formalindo) Abdul Firman selaku Mitra Pembangunan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumut, saat diminta komentarnya usai acara pengukuhan itu menyatakan rasa salutnya terhadap berbagai inovasi yang dilakukan oleh Bunda PAUD Labuhanbatu dalam mensukseskan program transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.
Menurut Abdul Firman, pembentukan relawan transisi yang diinisiasi oleh Bunda PAUD Labuhanbatu ini merupakan inovasi baru dalam mengawal misi keberhasilan program.
“Ini inovasi baru yang keren, dan bisa jadi yang pertama di Indonesia. Sebab sejauh ini kami belum mendengar adanya relawan transisi di daerah-daerah lain seperti yang dilakukan Bunda PAUD Labuhanbatu ini,” kata dia.
Abdul Firman berharap, 100 orang relawan Serasi yang berasal dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Labuhanbatu ini bisa memberikan dampak positif khususnya dalam menaikkan angka partisipasi PAUD.
Tampak hadir di acara itu, Kadisdik Labuhanbatu Asrol Azis Lubis yang diwakili Kabid PAUD dan PNF Rida Suryani Harahap, Ketua Pokja Bunda PAUD Labuhanbatu Nurleha Ritonga, Ketua Himpaudi Labuhanbatu Munawar Nasution, para Bunda PAUD kecamatan se Labuhanbatu, tokoh agama Labuhanbatu Ustadz Kresno Broto dan Konsultan BPMP Sumut Agus Marwan.
(LM-01)
