El Nino di NTT Mengancam Serius Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

El Nino perlu diwaspadai karena berdampak terhadap stok pangan dan menyebabka inflasi.

“Curah hujan belum stabil sehingga ada pergeseran musim tanam dan panen,” jelasnya.

Dampak ikutannya yakni penaikan harga komoditas.

Pasalnya kebutuhan pangan di NTT sebagian besar dipasok dari luar daerah, serta proyeksi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Namun, menurutnya pada 2023, NTT berhasil menjaga stabilta sinflasi di angka 2,42%, dibandingkan inflasi pada kwartal IV 2023 sebesar 6,65%.

Penyumbang inflasi di NTT berasal dari angkutan udara, beras dan tomat, sedangkan penahan inflasi datang dari ikan kembung, tongkol, daging ayam dan kangkung. “Kita proyeksikan inflasi di 2024 2,5 plus minus 1 persen,” kata Agus Sistyo Widjajati. ***

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *