Di Kecamatan Dolok masihul para Kades disurati oleh mereka, akan tetapi tidak semua Kades yang dipanggil pada Sidang Sengketa KIP di Medan hanya Satu Kades.
Informasi yang didapat oleh awak media dari dari salah seorang Kades, mereka minta Rp 1 Juta/Desa akan tetapi tidak terlaksana karena Dananya tidak terkumpul.
Sehingga salah Satu Kades di ajukan ke sidang sengketa KIP tersebut.
Dan hal serupa juga terjadi di Kecamatan Serbajadi salah satu Kades juga di ajukan pada Sidang sengketa KIP.
Sehingga permintaan keterangan tentang Informasi Publik yang mereka lakukan diduga cuma ajang menakut nakuti serta mengancam para Kades atau Pemerasan kepada para Kades.
Seharusnya KIP Sumut teliti dan Jeli menanggapi Permohonan Informasi dari Masyarakat, bila ditinjau dari Profesi hal tersebut selalu disalah gunakan sebagai alat untuk menakut nakuti para Kades, sehingga mohon Badan KIP agar tidak dijadikan sebagai Kambing Hitam buat orang yang tidak bertanggung jawab
Atas kejadian tersebut ditegaskan, bila hal ini terus berlanjut dan jadi bulan bulanan pada para Kades di Empat Kecamatan tersebut, semua para Kades di Kabupaten Sergai kompak mereka akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian agar diusut tuntas, siapa dalangnya yang bersembunyi di Balik Layar tersebut sehingga hal seperti ini terjadi untuk memeras para Kades di Kabupaten Sergai.(Tim).
