Pj Gubernur Ayodhia Kalake Minta Seluruh Sektor urus Serius Stunting dan Kemiskinan di NTT

Acara jumpa pers yang bertempat di Aula Kantor Kominfo NTT

NTT, Liputan68.com- Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia G.L Kalake meminta seluruh sektor untuk mengurus serius masalah stunting dan kemiskinan di berbagai daerah NTT.

Hal ini disampaikan Ayodhia Kalake dalam acara jumpa pers yang bertempat di Aula Kantor Kominfo NTT, Senin (22/1/2024) siang.

Acara yang dimoderatori oleh Sekda NTT Kosmas D. Lana itu dihadiri oleh puluhan wartawan dan OPD lingkup Pemprov NTT, serta Asisten Gubernur.

Dalam pemaparannya, Pj Gubernur Ayodhia merincikan angka penduduk miskin di NTT.

“Persentase penduduk miskin di Provinsi NTT Tahun 2023(Maret) sebesar 19,96 %, turun 0,27 persen terhadap kondisi September 2022 dan turun 0,09 persen terhadap Maret 2022,” ucap Ayodhia Kalake.

Liputan JUGA  Lasiana Sunset Festival 2024 di NTT, Ajang Bagi Anak Muda Berkreasi

Pj Gubernur juga menyebut terdapat sejumlah Kabupaten memiliki persentase kemiskinan tertinggi dan terendah di NTT.

“Kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi yakni Sumba Tengah (31,78%), Sumba Timur (28,08%) dan Sabu Raijua (28,37%). Sementara Kabupaten dengan tingkat kemiskinan terendah yakni Kota Kupang(8,61%), Flores Timur (11,77%) dan Ngada (12,06%),” jelas Ayodhia.

  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *