PUKAT Keuskupan Denpasar Resmi Dilantik Uskup Denpasar

Sementara itu, Ketua PUKAT Keuskupan Denpasar, Paskalis Budhy Hartono usai pelantikan mengungkapkan dengan pelantikan oleh Uskup Denpasar dan dilakukan didalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral yang merupakan simbol kehadiran Keuskupan Denpasar diharapkan insan pengusaha dan profesional mendapatkan penguatan landasan iman Katolik dan saling berjejaring bersama Gereja membangun umat dan masyarakat.

Paskalis Budhy juga mengajak  para profesional dan usahawan untuk bergabung memajukan PUKAT   Keuskupan Denpasar.

“Yuk, segera bergabung, ini wadah kategorial yang spesifik, yang selalu berusaha relevan dengan tantangan perubahan jaman,” kata pengusaha transport ini.

Usai dilantik, Budhy menegaskan akan melaksanakan  raker atau rapat kerja. Kegiatan akan dimulai pasca pemilu 14 Pebruari 2024.  Secara umum akan membuat program sesuai visi PUKAT yaitu menghadirkan Kerajaan Allah dengan mewujudkan Bonus Commune,  kebaikan kesejahteraan bersama bagi umat dan masyarakat.

Konkretnya, pembinaan spiritualitas iman Katolik dalam bekerja dan berusaha. Ada beberapa program yang sedang digagas seperti  cooking class bagi ibu-ibu agar  punya usaha dengan modal 10 juta ke bawah serta ada diklat literasi keuangan bagi keluarga dan UMKM,” terangnya.

Tak lupa, Paskalis Budhy juga menegaskan akan mendukung program Keuskupan Denpasar dalam pemberdayaan umat dan menjadi asisten dalam bidang keahlian yang dibutuhkan Keuskupan Denpasar.

Bagi Paskalis Budhy, penguatan personal dengan spiritualitas iman Katolik, networking, peluang kerja dan usaha, serta sebagai wadah untuk berkontribusi bagi umat dan masyarakat serta pemerintah menjadi penting.

“Syarat menjadi anggota PUKAT pun tidak sulit. Seorang pekerja, punya profesi atau usaha, senang berkumpul dalam komunitas dan punya misi purpose hidup,” tambah Paskalis Budhy.

Pada kesempatan yang sama, Romo Alfons yang ditunjuk oleh Uskup Denpasar menjadi Pastor Moderator PUKAT Keuskupan Denpasar mengaku senang dan gembira menjadi bagian dari komunitas ini.

Bahkan, dirinya berharap bisa bersinergi dengan para profesional dan usahawan di Keuskupan Denpasar.

“Hal ini dilakukan, agar Tuhan Allah makin dimuliakan dan umat gereja makin mendapat manfaat dari keberadaan PUKAT Keuskupan Denpasar,” pungkasnya. (Red).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *