
NTT, Liputan68.com- Wujud Kebudayaan dapat terlihat langsung dari tindakan konkrit yang dilakukan.
Budaya sebagai simbol persaudaraan dan tali silaturahmi memberikan makna sesungguhnya tentang arti kehidupan sosial.
Hingga saat ini, budaya masih sangat melekat di Nusantara, budaya terus dipertahankan dan diwariskan.
Baru-baru ini Calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Manggarai Barat Periode 2024 – 2029 Daerah Pemilihan (Dapil) 3 (Lembor, Welak dan Lembor Selatan) Nomor Urut 2 dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Kanisius Seda, S.Pd menggelar ritual adat berupa wuat wa’i.
Ritual kebudayaan ini berlangsung di Gendang Lempa, Desa Gurung, Kecamatan Welak, pada Rabu, (31/1/2024).
Acara wuat wa’i yang dituturkan oleh Tua Adat Gendang Lempa, Damianus Dagut ini dihadiri juga Wasekjend PKN Pusat, Agustinus Lesek yang juga Caleg DPR RI Dapil 1 NTT dari PKN, Pimda PKN Provinsi NTT, Frans Sukmaniara yang juga Caleg DPRD Provinsi NTT Periode 2024-2029 Nomor Urut 1 Dapil 4 (Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur) dan Pimcab PKN Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Barus.
Acara wuat wa’i ini dihadiri 3 anak gendang Lempa yaitu Gendang Tangis, Gendang Norang dan Gendang Ulas.
Hadir juga dari unsur Bawaslu Manggarai Barat, Kepolisian, Kades Gurung, Jersi Gregorianus Tas dan ratusan masyarakat dari 4 gendang (Gendang Lempa, Gendang Tangis, Gendang Norang dan Gendang Ulas).
Wasekjend PKN Pusat, Agustinus Lesek dalam orasi politiknya lebih menekankan pada regenerasi dan kaderisasi partai.
Di PKN, kata Gusti, untuk menjadi anggota DPRD atau DPR RI hanya dibatasi 2 periode saja, sehingga pola regenerasi dan kaderisasinya berjalan.
Senada dengan itu, Pimpinan Daerah PKN Provinsi NTT, Frans Sukmaniara mengingatkan masyarakat untuk memilih Caleg yang benar-benar mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat di kemudian hari.
