“Di NTT itu untuk mau keluar dari kemiskinan itu harus perhatikan pendidikan kesehatan dan ekonomi, itu yang harus kita perhatikan, nah itu yang sudah menjadi domain saya,” jelas Abraham Paul Liyanto.
Abraham juga mengaku sedang berusaha untuk meningkatkan jenjang pendidikan.
“Nanti akan saya tingkatkan lagi pendidikan yang ada ini dengan kedokteran, jadi kalau kita punya dokter, apoteker atau orang Farmasi lengkap sudah,” ujar Abraham
Sehingga kata Abraham, ketika anak-anak NTT pendidikannya bagus kesehatannya baik maka saya yakin dan percaya bahwa NTT nanti akan maju seperti provinsi-provinsi lain itu bukan saja omongan tetapi sudah saya lakukan.

“Saat ini saya juga telah mengirim perawat dari NTT ke luar negeri yang di mana mereka mendapat gaji 45 juta per bulan,” tutur Abraham.
Lebih lanjut Abraham Liyanto menjelaskan, sekarang di kampus Universitas Citra Bangsa (UCB) juga itu ada dosen yang dari Jepang.
“Jadi dari semester 1 mahasiswa sudah belajar bahasa Jepang yang tentu bahasa Inggris yang menjadi dasarnya kemudian bahasa Jerman juga ada,” jelas dia.
Selain itu Abraham memberikan pesan, kalau ada anak yang mau sekolah namun orangtua tidak mampu, suruh datang ke saya.
“Jangan putus asa kemudian harus bekerja keras dan orang tua jangan lupa suruh anak wajib sekolah. Kalau orang tua tidak mampu dan anak mau sekolah serta pintar dan rajin suruh dia datang ke saya, nanti saya kasih dia beasiswa sekolah gratis sampai tamat,” pungkas Abraham Liyanto.
Untuk diketahui, saat ini jumlah siswa di Citra Bangsa ada kurang lebih 6 ribuan dari TK sampai Universitas dan 700 nya merupakan beasiswa.***
