Kemungkinan, pagi ini terbit SP2D gaji April. Sore harinya baru terbit SP2D TPP periode Desember. Setelah itu, segera menyusul proses bayar, untuk TPP periode Januari dan Februari 2024,” jelas Daryono.
Masih di kesempatan yang sama, Daryono juga mengungkapkan, selain tiga periode TPP, yaitu Desember 2023, Januari dan Februari 2024, para ASN struktural juga akan menerima TPP THR.
Sebab sebagaimana petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan pemberian THR, juga disebutkan adanya komponen TPP sebesar 100 persen yang dihitung berdasarkan e-presensi dan e-KIN masing-masing pegawai.
“Karena itu untuk TPP THR ini baru bisa dicairkan setelah terealisasi TPP periode Januari dan Februari 2024, sebagai dasar penentuan besaran TPP THR.
Kita akan tau bagaimana tingkat kehadiran pegawai dan prestasi kinerjanya dari e-KIN yang mereka buat setiap harinya,” jlentrehnya.
Sedangkan untuk TPP Maret, sambung Daryono, kemungkinan baru akan dicairkan setelah lebaran nanti. Sebab rekapitulasi e-presensi maupun e-KIN, baru dilaksanakan setelah tanggal 15 April. (Red/yun).
