Saat ditanya rencana tindak lanjut, Tonis menyampaikan bahwa dalam waktu yang belum ditentukan ia bersama jajaran pengurus DPC, kader dan segenap anggota akan beramai-ramai menyambangi KPU Pacitan untuk melakukan aksi protes.
“Yang jelas kami menilai KPU telah ceroboh dalam menggunakan anggaran, terkesan tidak memperhatikan aspek manfaat dan mudharatnya, atas dasar itulah kami sebagai agen of control merasa perlu untuk bersikap dan bertindak sebagai satu bentuk respon atas ketidakbijaksanaanya KPU dalam menggunakan uang rakyat”, terang Tonis.
Ditanya perihal waktu rencana untuk Gerudug KPU, Tonis mengatakan bahwa untuk saat ini masih dirapatkan di internal GMNI Pacitan. “Yang jelas dalam waktu dekat, hari ini kita masih bahas di internal kami sekaligus mengkaji secara kemprehensif mengenai point-point yang nantinya akan kami bawa ke KPU Pacitan,” tegasnya.
Lebih lanjut Tonis juga menyampaikan bahwa sikap GMNI ini sebagai wujud bentuk kasih sayang kepada KPU. “Kami ini kan mengingatkan, ini bukti bahwa kami sayang kepada KPU, supaya marwah KPU tidak tercoreng lantaran mengambil langkah-langkah yang tidak efektif dan produktif, kalau para komisonernya waras ya mudah-mudahan paham dengan apa yang kami sampaikan,” pungkasnya.
Sementara itu hingga berita ini diturunkan wartawan belum mendapatkan konfirmasi dari KPU Pacitan, perihal rencana gelaran orkes dangdut mengiringi peluncuran tahapan Pilbup 2024. (Red/yun).
