
“Harapan kita kedepan masyarakat harus lebih menanamkan makna daripada kurban bahwa memberi bantu atau memberikan keadilan sosial sehingga ada yang mampu bisa menymbangkan kepada kurang mampu sehingga kita merasakan bersama begaimana orang senang dan bagaimana orang susah, orang yang senang bisa merasakan orang yang susah punya keadaan. Mudah mudahan tahun depan jumlah meningkat dari tahun ini,” ungkap Ahmad Ulumando .
Imam Masjid Al Muhajirin Mosque Oebufu Kupang, Haji Umar Lepaleng mengatakan, Hewan Kurban ini kita bagi bukan hanya umat muslim saja tetapi dengan umat non muslim di sekitar masjid ini, kita bagi untuk masyarakat kita dan yang kerja ini bukan hanya orang islam tapi berbaur, jadi tidak ada perbedaan diantara kita jadi tolerani yang sudah baik ini tetap kita menjaga.

“Jadi sejak kemarin kita bergandeng tangan sama sama bekerja dan bekerja sama sama. Nuansa kekeluargaan ini yang paling bermakna. Mari kita bergandeng tangan untuk membangun NTT yang lebih bagus kedepan,” pungkas Haji Umar.***
