Kemenhub Terkesan Tak Acuh Terhadap Keselamatan Nyawa Pengendara Di Pacitan. Berulang Kali Diusulkan Pemasangan Apill Di Persimpangan Krabayakan JLS, Namun Belum Ada Perhatian
Pacitan,Liputan 68.com-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diharapkan ikut peduli terhadap keselamatan pengendara di Pacitan, utamanya mereka yang melintas di persimpangan Krabyakan, Jalur Lintas Selatan (JLS), Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.
Pasalnya, bertahun-tahun diusulkan pemasangan alat pemberi isyarat lalu-lintas (Apill), namun tak kunjung direalisasikan.
Seperti diketahui, sejak jalan nasional itu diresmikan penggunaannya oleh Kementerian PUPR, kasus laka-lantas di lokasi tersebut kerap terjadi. Bahkan sudah banyak nyawa pengendara melayang.
Terkait tingginya kasus laka-lantas di persimpangan Krabayakan itu, Dinas Perhubungan bersama dengan forum lalu-lintas berulang kali melakukan kajian untuk pemasangan Apill.
“Kita juga dibantu Korlantas dari Polda Jatim saat melakukan studi kelayakan. Hasilnya kita sampaikan ke Pemprov dan juga Kementerian Perhubungan. Mengingat status jalan dibawah kewenangan pemerintah pusat,” kata Kabid Lalu-lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan, Agus Winarno, Rabu (10/7).
Meski begitu, lanjut Agus, rekomendasi dari Koordinator Satuan Lalu-lintas Polda Jatim dan juga Dinas Perhubungan terkait pemasangan Apill di persimpangan Krabayakan, sepertinya kurang mendapat perhatian dari kementerian.
“Kita sudah lama mengusulkan. Setiap tahun saat dilaksanakan musrenbang, selalu kita usulkan. Tapi hasilnya nihil belum ada perhatian.
Di tahun anggaran 2023 lalu, pernah muncul di perencanaan anggaran, namun pada tahun anggaran 2024, anggaran tersebut di cancel dengan alasan masih ada yang lebih prioritas,” bebernya.
Agus menyebut, untuk level kementerian sejatinya anggaran pemasangan seperangkat Apill tersebut, tidaklah besar. Kurang lebih hanya sekitar 480-500 juta berikut programnya.
Tentu dibandingkan dengan tingkat resiko sebagai titik blackspot area, nilai sebesar itu tidaklah seberapa. Keselamatan nyawa manusia lebih berarti.
“Kemarin kita juga kembali menerima kunjungan dari Polda Jatim, untuk meninjau kawasan tersebut. Ya semoga hasilnya nanti bisa mendapat perhatian dari kementerian. Sehingga di kawasan tersebut bisa segera terpasang Apill,” harapnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan