Edy Rahmayadi ‘Dibanjiri’ Aspirasi Warga Langkat, Mulai Jalan Rusak Hingga Marak Cafe Remang-remang

“Karena itulah, saya bertekad maju kembali untuk menyelesaikan semua yang disebutkan tadi,” katanya.

Diakui Edy apa yang dirasakan masyarakat dalam kehidupannya, juga sangat dirasakannya. Karena semuanya sejalan dengan program kerja prioritasnya yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, peternakan dan pariwisata.

Dengan masih banyaknya persoalan tersebut, kata Edy Rahmayadi, maka peran pemimpin ke depan menjadi sangat menentukan.

“Memilih pemimpin, jangan asal-asalan. Karena hasilnya juga akan asal-asalan,” katanya dalam kegiatan kampanye di Pangkalan Brandan dan Pangkalan Susu, Langkat, Kamis (10/10/2024).

Kata Edy Rahmayadi memilih pemimpin harusnya dengan melihat rekam jejak bukan karena kedekatan, faktor keluarga dan lainnya.

“Mari kita renungkan bersama. Kita semua bertanggungjawab karena masa depan Sumut ini, tergantung keputusan kita saat ini,” ujarnya.

Dalam kepemimpinan, Edy Rahmayadi mengambil contoh Khalifah Umar Bin Khatab. Edy bilang, saat akan berakhir masa kepemimpinannya, kepada Umar Bin Khatab, disodorkan sejumlah nama sebagai calon penggantinya. Salah satunya adalah putranya sendiri.

“(Melihat itu) Umar minta nama anaknya dicoret. Beliau tidak mau karena dapat menimbulkan fitnah. Jadi, kalau kita memilih umarah (pemimpin) karena faktor anak, keluarga, teman, tetangga, itu tidak benar,” kata mantan Pangkostrad dan Pangdam I/BB tersebut. (*)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *