Edy Rahmayadi: Saya Bukan Tipe Orang Penghianat

SAMOSIR — LIPUTAN68.COM — Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Edy Rahmayadi, menegaskan bahwa dirinya bukan tipe orang pengkhianat. Ia siap bertanggungjawab atas tugas yang diberikan PDI Perjuangan bertarung di Pilkada Sumut 2024.

“Kesetiaan adalah segala-segalanya. Memberikan hadiah kepada orang kenyang tidak ada gunanya, tapi orang itu lapar di situ sangat berarti hadiah itu,” ujarnya saat menghadiri Syukuran Pelantikan Ketua DPD PDIP Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, sebagai Anggota DPR RI dan istrinya, Sorta Ertaty Siahaan, sebagai anggota DPRD Sumut periode 2024-2029, di halaman Hotel Dainang, Pangururan, Samosir, Sabtu (12/10/2024) sore.

Lebih lanjut Edy Rahmayadi dan pasangannya Hasan Basri Sagala mengaku bersama PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Buruh, Partai Ummat, Partai Gelora Indonesia, dan PKN, siap bertarung dan merebut kemenangan di Pilgub Sumut.

“Saya akan pertanggungjawabkan, hanya orang-orang gila yang lupa kacang dengan kulitnya. Dia lupa itu, tapi yakinkan saya bukan tipe orang penghianat,” kata mantan Pangkostrad itu.

Turut hadir Calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Freddy Lamhot Paulus Situmorang dan Andreas Bolivi Simbolon, jajaran pengurus DPD PDIP Sumut dan DPC PDI Perjuangan se-Sumut.

Edy Rahmayadi bercerita tentang Rapidin Simbolon memperjuangkan dirinya diusung untuk maju di Pilkada Sumut dari PDI Perjuangan.

“Tahu-tahu saya dipanggil sama Lae Rapidin, saya dibawa ke Jakarta dan jumpa seluruh petinggi-tinggi PDI Perjuangan,” kata gubernur Sumut 2018-2023 itu. “Habis bertanya kepada saya mau diusung PDI Perjuangan, saya berdiam. Akhirnya, saya harus mempertahankan nama besar PDI Perjuangan. Merdeka,” sambung Edy.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *