“Majunya Satika dan Sarlandy menjadi bupati dan wakil bupati Taput juga hanya tinggal melanjutkan kinerja saya selama bupati dua periode yang belum sempat diselesaikan. Apakah selama saya bupati masyarakat Pahae Julu sudah merasakan pembangunan? Apakah Satika-Sarlandy pantas dan layak untuk meneruskan kepemimpinan saya?” kata Nikson yang disambut teriakan setuju oleh ribuan masyarakat untuk dipimpin seorang ibu atau perempuan.
“Maka dari itu rangkul sebanyak-banyaknya masyarakat untuk memilih Satika-Sarlandy agar menang pada Pilkada 27 November 2024, dan harapan kita bersama pembangunan di Taput akan dilanjutkan dan ditingkatkan lebih baik lagi demi kesejahteraan rakyat Taput,” sambung Nikson Nababan.
Turut dilakukan pelantikan petugas dan relawan TPS Satika-Sarlandy oleh Nikson Nababan di Pahae Julu yang meliputi Desa
Lumbantonga, Lumbangaol, Pangurdotan, Simarganding, Lumbandolok, Lumbankaya, dan Simarngadiang. Masyarakat Pahae Julu mengakui kepemimpinan Nikson Nababan sebagai bupati Taput dua periode telah banyak berbuat untuk daerah mereka. Antara lain pembangunan jalan hotmix di sepanjang Kecamatan Pahae Julu dan juga rabat beton, serta pembebasan hutan lindung sebagai tanah adat bagi masyarakat setempat.
Satika Simamora dalam orasi politiknya menekankan ia dan Sarlandy Hutabarat memiliki keikhlasan untuk melayani seluruh rakyat Taput. Satika mengajak masyarakat agar bijak dalam memilih pemimpin daerah, sehingga Taput terus bergerak maju sebagai salah satu kabupaten terbaik di Provinsi Sumatera Utara bahkan Indonesia.
“Saya akan berusaha membuat yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Taput. Kehadiran kami ke tempat ini untuk meyakinkan semua masyarakat di Pahae Julu, bahwa menjadi bupati bukan tujuan saya untuk mengumpulkan uang tetapi saya berkeinginan untuk membantu masyarakat agar hidupnya lebih sejahtera,” ujar dia.
Satika berkomitmen jika kelak niat tulusnya diridai Tuhan dan diamanahkan rakyat Taput menjadi bupati, akan membuat pelatihan pertanian dan UMKM untuk menambah pendapatan ekonomi rumah tangga masyarakat.
“Kalau saya menang dan menjadi bupati akan saya berikan hati dan pikiran saya untuk mensejahterakan masyarakat Taput. Selaku seorang ibu, saya akan memfokuskan pelayanan lansia, stunting, kesehatan anak, pendidikan dan peningkatan perekonomian. Bagi saya, yang penting saya berbuat terbaik bagi rakyat dan rakyat sejahtera dan semua keluarga bisa bahagia. Marilah kita bersatu bersama-sama memenangkan Satika – Sarlandy pada 27 November 2024 nanti dan kita dapat bekerjasama membangun kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*)
