“Ke depan kami akan melakukan lebih baik lagi koordinasi dengan PHDI, rekan-rekan organisasi Hindu kita, pelajari lagi apa yang bisa diperkuat dari kebudayaan-kebudayaan kita ini sehingga masyarakat terkhusus umat Hindu mendapat efek benefit, agar nantinya kecintaan kita sebagai umat beragama semakin diperkuat,” katanya.
Wali Kota Medan terpilih ini mengaku bangga bisa menghadiri acara Thaipusam Medan Street Festival 2025. Menurut dia umat Hindu India yang terbesar di Indonesia berada di Kota Medan. Harapannya festival ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kolaborasi dan keberagaman yang terjaga di Kota Medan. Untuk itu Rico berharap agar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan bisa saling memberi support atas semua kegiatan kebudayaan di Kota Medan.
“Hal baik ini akan selalu kami kolaborasi agar terciptanya kerukunan antarumat beragama,” pungkasnya.
Thaipusam merupakan festival keagamaan Hindu yang dirayakan komunitas Tamil setiap tahun pada bulan purnama di bulan Thai (Januari/Februari). Adapun Festival ini memperingati peristiwa saat Dewi Parvati memberikan tombak suci (vel) kepada putranya, Dewa Murugan, untuk mengalahkan iblis Soorapadman. Dalam perayaan ini, umat Hindu menjalani berbagai ritual termasuk Kavadi Aattam, yakni membawa beban fisik sebagai bentuk pengorbanan dan penebusan dosa.
Pada kegiatan yang diikuti ribuan orang ini turut diserahkan satu unit mobil ambulance secara simbolis. Turut hadir Wali Kota Medan periode 2021-2025 yang juga Gubernur Sumut terpilih, Bobby Nasution, Wakil Wali Kota Medan terpilih, Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, dan lurah di jajaran Pemko Medan. (*)

