NTT, Liputan68.com- Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang terdiri dari 4 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, 4 mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan dan 2 mahasiswa Prodi Administrasi Publik memaparkan 11 program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri.

Kegiatan ini dilaksanakan pukul 11:00 wita sampai selesai bertempat di Balai Desa Jawapogo, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT pada Kamis, (10/04/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan rancangan program kerja yang akan dilaksanakan Mahasiswa MBKM Mandiri di Desa Jawapogo selama 2 bulan terhitung dari bulan April sampai Juni 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Desa Gregorius Sugi, Aparat Desa, Dosen Pendamaping dan Mahasiswa MBKM Unwira Kupang.
Kegiatan diawali dengan pembukaan formal yang dipimpin langsung oleh Istin Manek mahasiswa MBKM Mandiri, dilanjutkan tujuan kedatangan mahasiswa yang disampaikan oleh Dosen Pendamping, dan pemaparan program kerja mahasiswa.
Maximianus Ardon Bidi mengatakan MBKM adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang merupakan program wajib dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
“Kedatangan kami disini adalah untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. Program MBKM ini adalah program wajib yang diikuti oleh mahasiswa/i semester 6 untuk membuat jurnal pengabdian yang akan mereka publikasikan dijurnal Sinta 4,5 atau 6” pungkas Ardon Bidi.
