Hadiri Perayaan Paskah Oikumene, Rico Waas: Medan Adalah Rumah bagi Semua Agama dan Budaya

Menurutnya, semangat ‘Medan untuk Semua’ bukan sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen untuk menghadirkan rasa keadilan dan kasih dalam setiap kebijakan yang diambil Pemko Medan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian tradisional Mejuah-juah dan vocal group Efrata dari GBKP Km. 8 yang memukau hadirin. Kebersamaan dan kegembiraan begitu terasa, menghidupkan makna Paskah sebagai simbol kebangkitan dan harapan baru.

Plh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Andy Yudhistira, dalam laporannya menyampaikan bahwa tema perayaan tahun ini adalah “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga”. Ia menegaskan perayaan ini merupakan wujud syukur umat Kristiani atas kebangkitan Isa Almasih, sekaligus ruang untuk mempererat solidaritas antarumat beragama di kota ini.

“Ini adalah bukti bahwa Medan terus tumbuh sebagai kota yang inklusif dan harmonis,” pungkas Andy. (rel)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *