Pacitan,Liputan68.com- Dampak pola hidup menjadi salah satu penyebab melemahnya perekonomian sejumlah masyarakat di Pacitan.
Kabag Perekonomian Setkab Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, menyatakan bahwa pola hidup masyarakat yang lebih mementingkan kebutuhan sekunder atau kebutuhan mewah lainnya dapat menjadi salah satu sebab melemahnya perekonomian mereka.
Salah satu contoh dampak pola hidup menurut M. Ali yaitu pengeluaran berlebihan.
Masyarakat cenderung menghabiskan uang untuk kebutuhan sekunder atau mewah, sehingga mengurangi tabungan dan investasi.
M. Ali juga mengatakan, dampak pola hidup yang salah, yaitu selalu mengejar “gaya hidup” yang akan mengubah prioritas alokasi belanja di keluarga.
Idealnya belanja keluarga dengan pendapatan rata-rata adalah untuk living (50%), saving (30%) dan playing (20%).
Sebesar apapun pendapatan tidak akan mampu mencukupi “gaya hidup”, apalagi terjebak dengan judi online, pinjol ilegal dan investasi ilegal yang akan merusak masa depan masyarakat.
Persoalan lainnya yaitu kurangnya prioritas terhadap kebutuhan primer atau pokok. Hal ini sangat mempengaruhi kestabilan ekonomi.
