Liputan BERITA

Tomas Di Pacitan Usulkan Pemasangan Speed Trap Line Di Persimpangan JLS Ploso

Ditulis oleh Liputan68 pada 21 Agustus 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com-Tokoh masyarakat di Pacitan, Prayitno, mengusulkan pemasangan speed trap line di persimpangan Jalur Lintas Selatan (JLS), Kelurahan Ploso, Pacitan, untuk mengurangi laju kendaraan dan meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Usulan ini disampaikan mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

BACA JUGASafari Ramadan, BP Batam Salurkan Bantuan Sosial Pembangunan Masjid Nurul Bahari di Pulau Akar

“Speed trap line atau garis kejut ini dapat membantu mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas di kawasan rawan kecelakaan,” ujar Prayitno yang saban hari melintas di kawasan tersebut, Kamis (21/8/2025).

Selain itu menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Pacitan ini, dengan adanya garis kejut, pengemudi diharapkan lebih waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.

BACA JUGAMeriahkan Hari jadi ke-18, Kecamatan Silahisabungan Gelar Gotong Royong Bersihkan Objek Wisata

“Laju kendaraan yang lebih terkendali, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan,” jelas dia.

Lebih lanjut Prayitno mengatakan, pemasangan speed trap line tersebut, perlu dilakukan dengan kerja sama antara Dinas Perhubungan, dan aparat kepolisian.

BACA JUGAPenetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Dalam Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Pacitan Tahun 2024

“Setelah dipasang, speed trap line perlu dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam mengurangi laju kendaraan dan meningkatkan keselamatan jalan,”tandasnya.

Sementara itu sebagaimana pernah diberitakan, bahwa titik persimpangan JLS, Ploso, sampai saat ini memang belum terpasang APILlL.

BACA JUGAGegara Refocusing, Penyerapan Anggaran OPD Pemkab Pacitan Tersendat. Begini Penjelasan BPKAD

Selama ini persimpangan tersebut merupakan kawasan black spot area yang memiliki kerawanan laka-lantas cukup tinggi. Sudah banyak nyawa pengendara melayang saat terlibat insiden laka-lantas di titik lokasi tersebut.

Guna meminimalisir kasus laka-lantas, Dinas Perhubungan memasang water barrier, agar pengendara lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. (Red/yun).

BACA JUGADPRD TTS Deksi Letuna Sebut Pembentukan DOB Solusi Pembanguan yang Efektif

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian