Puisi “Hari Lalu Anak Pacitan” Karya SBY dan PP 48/2005, Menjadi Inspirasi Bagi ASN Pacitan dan Masyarakat. “Terimakasih Tak Terhingga Bapak Presiden SBY”

Hari Lalu Anak Pacitan
Oleh : Susilo Bambang Yudhoyono

Ombak-ombak tinggi itu masih menderu
seperti dulu,menghempas karang, lepas berkejar-kejaran menggulung pasir-pasir putih lembutdi batas laut.

Burung-burung camar pun masih terbang
mengepak, melayang berarak di atas pepohonan pinus tak ringkih meski kurus
menutupi tanah tua berbatu tandus.

Dulu,
bersama teman-teman, aku datang berlarian
mengejar ombak di sela-sela batu karang
riang,berdendang,bercanda dengan buih
dan ikan-ikan kecil kuning pipih,
yang berkata tidak pada letih.

Dulu,
aku juga mendaki bukit
duduk di batu-batu di atas ngarai sempit
melukis alam ciptaan Tuhan
yang tak lapuk oleh putaran zaman

Dulu,
dalam belaian angin laut yang tak pernah mati bertiup,dan bayang-bayang bintang yang tak pernah redup,kutulis dan kurajut puisiku,getaran dan ekspresi jiwaku
satu-satu,lalu kubiarkan puisi itu terbang ke laut lepas menembus cakrawala tanpa batas hidup di taman keabadian, apa adanya,
selamanya.

Dalam syukur kepada Sang Pencipta
kupandang, kusapa laut lepas yang membiru
di keindahan teluk itu, yang setia memantulkan sinar mentari pagi, mengabarkan rindu hati dalam harmoni, dan nyanyi ombak dan burung kenari.

Di ufuk timur,
dalam pejam kulihat perahu-perahu penangkap ikan berlayar, sunyi di kejauhan,
bagai bertutur kepada zaman dihadapan

tentang kisah dan legenda panjang kakek nelayan yang berabad bersahabat dengan alam
meski hidup tak mudah terlunta, tertatih dan hampir pasrah dan dengan tangan bergetar lalu ia menengadah lirih bertanya, adakah alam ini menjanjikan berkah?

Kawan, dengan takjub mesti kuabadikan
semuanya,dalam jiwa-jiwa yang merdeka
karang, pendar buih dan ombak-ombak yang tak henti berkejaran pinus, bunga selasih dan cemara tua yang menari-nari tak berkesudahan semuanya,dalam kidung,lukisan dan syair-syair merdu di melodi kehidupanku,buat kado hari laluku,
hari lalu Anak Pacitan

Jakarta, 1 Januari 2013.(Red/yun).

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *