Menurutnya, momen Natal dan pergantian tahun tetap memiliki makna penting, namun harus dibarengi dengan sikap empati, keprihatinan, serta dukungan nyata kepada masyarakat terdampak bencana, baik dalam bentuk doa, dukungan moral, maupun langkah-langkah konkret sesuai kapasitas masing-masing.
ASB juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga unsur legislatif dan masyarakat, agar penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan berkeadilan.
“Bencana adalah ujian kebangsaan. Cara kita meresponsnya mencerminkan kualitas kepemimpinan dan solidaritas nasional. Kebersamaan adalah kunci untuk bangkit,” tandasnya.(Red/yun).
