ASB: Tanpa Kembang Api, Pacitan Menyala. “Cahaya Doa di Langit Pergantian Tahun”

Pacitan,JBM.co.id-Malam pergantian tahun di Pacitan tak disambut dentuman kembang api atau sorak sorai keramaian.

Langit tampak gelap, hening, dan seolah berselimut sunyi. Namun justru dari kesenyapan itulah, cahaya lain hadir, lebih dalam, lebih bermakna, dan menyejukkan jiwa.

Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, atau yang akrab disapa ASB menyebut, langit malam nanti seperti cermin perjalanan hidup manusia sepanjang tahun 2025.

Gelap bukanlah akhir, melainkan ruang perenungan. Dan bintang-bintang yang berkelip di angkasa menjadi penanda bahwa harapan tak pernah benar-benar padam.

“Tidak semua cahaya harus meledak dan memekakkan. Ada cahaya yang justru hadir dalam diam, namun mampu menuntun arah,” tutur ASB, memaknai malam pergantian tahun dengan nada reflektif, Rabu (31/12/2025).

Di saat sebagian daerah berlomba menghadirkan pesta visual, Pacitan memilih jalan yang lebih hening. Aula Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo menjadi pusat cahaya sesungguhnya.

Lantunan doa bersama mengalir khidmat, menyatu dengan harap dan ikhtiar masyarakat. Setiap doa yang dipanjatkan seolah menjadi sinar spiritual, menembus gelapnya langit dan menyalakan optimisme baru.

Bagi ASB, inilah wajah sejati Pacitan, daerah yang tumbuh dengan kekuatan batin, nilai-nilai kebersahajaan, dan spiritualitas yang mengakar kuat.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *