Menuju Dimensi Alam Barzah, Tak Sedikit Warga Di Pacitan Telah Persiapkan Rumah Masa Depannya. Seperti Dituturkan Budayawan Bambang Trenggono

Pacitan,Liputan 68.com- Tua itu belum pasti. Namun kematian itu pasti, bagi semua makhluk bernyawa. Hanya waktu, tempat dan cara kematian yang masih menjadi rahasia sang Khalik.

Begitulah sekilas, agar umat di muka bumi ini ingat akan kematian dan tentunya mereka harus mempersiapkan segala sesuatunya ketika menghadap sang pencipta. Begitupun, dimana kelak mereka akan dikebumikan.

Mungkin bukan hal jamak dilakukan umat, untuk mempersiapkan lahan pekuburannya ketika nanti mereka melakukan perjalanan menuju dimensi alam yang lebih luas. Yaitu alam Barzah.

Seperti disampaikan salah seorang tokoh budayawan di Pacitan, Bambang Trenggono. Di lingkungan tempat tinggalnya, yaitu Lingkungan Krajan, RT 02/RW 02, Kelurahan Pacitan, pernah ada ajakan dari sekelompok pihak untuk mempersiapkan lahan pekuburan senyampang hayat masih dikandung badan.

Sekilas pendapat tersebut memang sempat membuat bulu kuduk merinding. Orang masih sehat, bugar, namun diajak untuk mempersiapkan kematian.

Apalagi mempersiapkan rumah masa depan, sebagai tempat peristirahatan terakhir, menunggu hari pembalasan kelak. “Ya sekilas pendapat tersebut membuat kita merinding. Orang masih sehat, namun diajak untuk mempersiapkan lahan pekuburannya. Tapi pendapat tersebut, sangat pas untuk bersama kita renungkan menghadapi fase kehidupan yang lebih lama dan dimensi alam yang semakin luas,” kata purna bakti ASN lingkup Pemkab Pacitan ini, saat bertandang ke posko media Timur Pendopo Pemkab Pacitan, Kamis (29/2).

Menurut Bambang, warga masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya, mayoritas dimakamkan di sebuah tempat pemakaman umum (TPU) Giri Sampoerna ketika sudah dipanggil sang pencipta.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *