oleh

KPK Sesalkan Jaksa di Jogja Terjaring OTT: Seharusnya Cegah Korupsi, Bukan Main Proyek

JAKARTA – LIPUTAN68 – Pemberantasan Korupsi (KPK) kecewa karena jaksa Eka Safitra yang sekaligus menjadi anggota Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) justru ikut menikmati uang haram, dibandingkan melakukan pencegahan korupsi dalam kegiatan proyek pemerintah.

“KPK sangat kecewa ketika pihak yang seharusnya melaksanakan tugas mencegah penyimpangan terjadi untuk mendukung pembangunan di daerah justru menyalahgunakan posisi dan kewenangannya,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (20/08/2019).

Untuk diketahui, TP4D sebelumnya dibentuk Jaksa Agung, HM Prasetyo sebagai respon terhadap permintaan Presiden Joko Widodo terkait rendahnya serapan anggaran di daerah.

Sehingga kemudian tim jaksa ikut ditugaskan dalam TP4D untuk memberikan masukan kepada kepala daerah agar tidak terjerat kasus hukum dalam pelaksanaan proyek di daerah.

Liputan JUGA  Setelah Dibentuk LMPI Ingin Menjadi Garda Terdepan di Sergai

Tetapi dalam praktiknya justru ada jaksa nakal yang justru mengambil keuntungan dalam proyek yang dilaksanakan di daerah.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.