Kamhar pun menjelaskan kenapa Demokrat tak ingin Kota Medan dipimpin oleh orang yang sedang coba-coba. Menurutnya, Indonesia sudah punya pengalaman, betapa mahalnya harga yang mesti ditanggung dan dibayar jika diberikan kepada bukan ahlinya. Nasib rakyat tak boleh diserahkan pada orang yang sedang coba-coba.
“Pak Ahyar adalàh politisi yang memiliki rekam jejak dan Pengalaman Yang Dapat dijadikan garansi dalam membangun Kota Medan, pernah di legislatif dan kini sedang mengemban mandat rakyat di eksekutif,” jelasnya.
Pada Kamis 11 Juni lalu, Ahyar Nasution menghadiri undangan Bappilu DPP PD didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan dan Plt Ketua DPD PD Sumut.








