Pacitan, liputan 68.com- Jumlah pemilih di Pacitan, pada Pilbup 2020 ini diperkirakan akan mengalami penurunan cukup siginifikan. KPU Pacitan, memperkirakan ada sekitar 4.625 jiwa pilih yang berkurang dari daftar pemilih tetap (DPT) pileg 2019 lalu sebanyak 471.061.
Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Pacitan, Eko Setiawan mengatakan,
dari hasil uji publik dan audit internal yang dilaksanakan Rabu (14/10) kemarin, KPU menemukan adanya indeks penurunan jiwa pilih sebanyak 1.615. Dan pada Kamis (15/10), kembali bertambah 5 orang. “Sehingga data sementara diperkirakan ada penurunan sekitar 1.620 jiwa pemilih,” ujar komisioner KPU yang akrab disapa Wawan ini, Kamis (15/10).
Dari data tersebut, lanjut Wawan, ada beberapa hal yang memengaruhi turunnya jiwa pemilih pada Pilbup tahun ini. Yaitu meninggal dunia sekitar 687 orang, pemilih dibawah umur sebanyak 7 orang, kegandaan ada sekitar 170 orang. “Kegandaan dimaksud, misalnya seseorang beralamatkan di desa A, kemudian pindah ke desa B. Namun yang bersangkutan masih sama-sama tercatat di dua desa tersebut sebagai jiwa pilih,” jelasnya.
Selain itu juga ada pemilih yang diterima sebagai anggota Polri sebanyak satu orang, tidak dikenal 134 orang dan bukan penduduk sebanyak 111 orang. “Sehingga diperkirakan sebelum pleno nanti, jiwa pilih di Pilbup tercatat sebanyak 466.451,” sambung Wawan.
