Terlebih adanya pembentukan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mampu menyinergikan kerja sama antar-kementerian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah serta berbagai komponen masyarakat.
“Pembentukan komite penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional oleh Presiden Jokowi yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran Menko dan Menteri terkait efektif sinergikan kerjasama antar kementrian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah serta berbagai komponen masyarakat,” paparnya.
Politisi Partai Golkar itu mebambahkan, Pemerintah pusat maupun daerah dan para pemimpin formal dan informal pun harus membantu pemulihan di berbagai aspek kehidupan. Jika semua bisa dilaksanakan niscaya kesehatan pulih, ekonomi bangkit dan Indonesia maju bisa terwujud.
Ia juga menyarankan agar ide Presiden Jokowi tentang pembatasan sosial berskala mikro berskala RT/ RW kampung atau komunitas lebih diefektifkan dengan kampanye dan penegakan disiplin protokol kesehatan pada warga masyarakat.
“Warga negara yang sadar dan patuh jalankan protokol kesehatan secara konsisten menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker merupakan kunci sukses mencegah Covid-19 menyebar. Apalagi ada warga yang bergejala semacam Covid-19 mesti segera dilakukan testing, tracing dan treatment oleh tenaga kesehatan terdekat,” ujarnya.
“Aspirasi mayoritas masyarakat untuk pelonggaran PSBB bisa dilakukan dengan syarat ketat pelaksanaan protokol kesehatan oleh warga masyarakat, pemerintah pusat maupun daerah dan para pemimpin formal informal sehingga membantu pemulihan di berbagai aspek kehidupan. Jika semua bisa dilaksanakan niscaya kesehatan pulih, ekonomi bangkit dan indonesia maju bisa terwujud,” imbuhnya.(1-M)

